Diberdayakan oleh Blogger.

Hendi Prio Santoso : PGN Bangun Jaringan Gas

Banyak sumber energi yang bisa digunakan untuk kebutuhan masyarakat selain energi dari minyak bumi, ada energi alternatif dan juga energi gas bumi. Perusahaan Gas Negara sebagai sebuah BUMN gas di Indonesia mencanangkan untuk mendukung penyediaan energi baik untuk masyarakat. 

PGN Bangun Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Cirebon

Gas bumi adalah energi baik yang murah, aman dan ramah lingkungan. Dari sisi harga gas bumi jauh lebih murah dibandingkan LPG. Penggunaan gas bumi bagi rumah tangga akan mengurangi biaya subsidi LPG 3 kilogram dan menekan impor LPG. Untuk subsidi LPG 3 kilogram di APBN 2015 menghabiskan anggaran Rp 55 trilyun.“Bayangkan jika semakin banyak rumah tangga memakai gas bumi, tentunya beban subsidi berkurang dan begitu pula impor LPG,” kata Hendi.

PGN Bangun Jaringan Gas

Pembangunan Jaringan Gas untuk masyarakat oleh Perusahaan Gas Negara.

Selengkapnya:

Jakarta, HanTer - Kebutuhan rakyat atas energi yang terjangkau, ramah lingkungan dan berkesinambungan masih menjadi tuntutan tersendiri bagi Pemerintah. Berdasarkan data pada tahun 1970-an, Indonesia menjadi negara produsen minyak dengan volume produksi 1,7 juta barrel per hari. Dan sekarang kapasitas produksi tersebut sudah jauh menurun  menjadi kisaran 700 ribu-800 ribu barrel saja per hari.

Dengan demikian, tanpa adanya penemuan cadangan minyak baru, cadangan lama diperkirakan akan habis dalam hitungan 11 tahun lagi. hingga saat ini pemanfaatan gas bumi di dalam negeri masih belum maksimal dan harus didukung oleh berbagai rencana untuk peningkatan pemanfaatan gas bumi dalam negeri, termasuk rencana pembangunan jaringan distribusi gas bumi yang terpadu guna memibu pertumbuhan pasar gas, ekonomi, pengembangan wilayah dan pembukaan lapangan kerja. Program ini memerlukan dukungan semua pihak agar hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi dan menekan subsidi BBM serta mendorong penggunaan energi yang lebih bersih. Pembangunan jargas telah dilakukan Kementerian ESDM cq Ditjen Migas sejak tahun 2009 dan hingga saat ini telah terpasang sekitar 73.000 satuan rumah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Direktur Utama Perusahaan Gas Negara (PGN) Hendi Prio Santoso, catatan positif dalam pembangunan infrastruktur PGN selama 2014 adalah mewujudkan energi non fosil yang ramah lingkungan, murah dan terjamin pasokannya bagi industri serta sektor transportasi.

Pembangunan jargas di kota Cirebon dilakukan oleh Kementrian ESDM cq Ditjen Migas pada tahun 2012 dengan total 4.000 sambungan rumah (SR), terdiri dari 11 sektor yaitu sektor 1  sejumlah 512 SR berada di kelurahan Kalijaga dan Harjamukti, sektor 2  sampai dengan sektor 8 sejumlah 2.350 SR berada di kelurahan Kalijaga, sektor 9 sejumlah 384 SR berada di kelurahan Kalijaga dan Argasunya serta sektor 10 dan 11 sejumlah 754  SR berada di kelurahan Argasunya.

Kemajuan pembangunan infrastruktur ini, Hendi mengatakan, calo gas tak ada di lingkungan dan pengelolaan bisnis PGN. Seluruh pembangunan infrastruktur disesuaikan dengan kebutuhan industri dan sektor transportasi.

Apalagi masih menurut Hendi, korupsi tak ditolerir sedikit pun dalam organisasi PGN  melalui penguatan nilai-nilai dan budaya perusahaan. Sehingga gerak laju PGN dapat menghasilkan kinerja dan performa terbaiknya,dengan biaya yang efisien.  Hal ini sejalan dengan roadmap pemberantasan korupsi 2012-2023 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dimana sektor pangan, energi dan pajak menjadi prioritas nya

Gas bumi adalah energi baik yang murah, aman dan ramah lingkungan. Dari sisi harga gas bumi jauh lebih murah dibandingkan LPG. Penggunaan gas bumi bagi rumah tangga akan mengurangi biaya subsidi LPG 3 kilogram dan menekan impor LPG. Untuk subsidi LPG 3 kilogram di APBN 2015 menghabiskan anggaran Rp 55 trilyun.“Bayangkan jika semakin banyak rumah tangga memakai gas bumi, tentunya beban subsidi berkurang dan begitu pula impor LPG,” kata Hendi.

Hendi menambahkan bahwa PGN terus berkomitmen untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat. Sebagai energi baik, perluasan pemanfaatan gas bumi akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak maupun impor elpiji. Sehingga akan tercipta kemandirian energi.

Sumber : 
http://harianterbit.com/m/welcome/read/2015/03/31/23955/21/21/PGN-Bangun-Jaringan-Distribusi-Gas-Bumi-untuk-Rumah-Tangga-di-Cirebon
 




0 komentar:

Posting Komentar